SITUBONDO – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengalokasikan dana revitalisasi sekolah sebesar Rp31,2 miliar untuk Kabupaten Situbondo tahun anggaran 2026.
Namun dari ratusan usulan yang diajukan, baru 56 lembaga pendidikan yang dinyatakan lolos dan kini pengerjaannya tengah berjalan.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Situbondo, Sopan Efendi, Rabu (26/8/2026).
Sopan menyebut pihaknya sebelumnya mengusulkan perbaikan sarana dan prasarana untuk 393 sekolah jenjang PAUD hingga SMP, baik negeri maupun swasta.
Sebagian besar sekolah yang diusulkan mengalami kerusakan fisik cukup parah, dengan tingkat kerusakan disebut mencapai 50 hingga 60 persen.
“Sebanyak 393 sekolah kami usulkan ke pemerintah pusat. Namun hingga saat ini baru 56 lembaga yang terealisasi dan pengerjaannya sedang berjalan,” ujar Sopan.
Berdasarkan data Disdikbud, 56 sekolah yang lolos tahap pertama itu terdiri dari 28 sekolah SD/SMP dan 38 lembaga PAUD. PAUD yang dimaksud meliputi Taman Kanak-kanak dan Kelompok Bermain.
Namun terdapat ketidaksesuaian dalam rincian tersebut. Jika dijumlahkan, 28 SD/SMP ditambah 38 PAUD maka totalnya 66 lembaga, bukan 56 seperti angka yang disebutkan sebelumnya.
Data ini masih perlu diklarifikasi lebih lanjut agar tidak menimbulkan kekeliruan dalam pemberitaan.
Besaran dana tahun ini juga tercatat lebih kecil dibanding tahun sebelumnya. Pada 2025, Situbondo mendapat alokasi serupa sekitar Rp54 miliar untuk perbaikan sekolah SD dan SMP negeri maupun swasta.
Dengan realisasi Rp31,2 miliar tahun ini, Sopan berharap usulan ratusan sekolah lainnya masih bisa mendapatkan alokasi pada tahap berikutnya.
“Tentu harapan kami usulan perbaikan gedung ratusan sekolah ini bisa terealisasi seluruhnya tahun ini. Kami masih terus menunggu informasi dan perkembangan lebih lanjut dari Kemendikdasmen,” katanya.
Menurutnya, kebutuhan perbaikan tidak hanya menyangkut bangunan, tetapi juga berkaitan dengan kelayakan fasilitas yang digunakan siswa dan tenaga pendidik.
Dengan masih banyaknya sekolah yang masuk daftar usulan, Pemkab Situbondo dihadapkan pada pekerjaan besar untuk memastikan proses revitalisasi tidak berhenti hanya pada tahap pengajuan.















