LDK 3 Hari di Markas TNI, Tanamkan Disiplin, Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan
GEMPURNEWS.ID, LUMAJANG โ Sebanyak 220 Mahasiswa Baru Program Studi Di Luar Kampus (PSDKU) Politeknik Negeri Malang (Polinema) Lumajang mengikuti Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) selama 3 hari 2 malam di Markas Batalyon Infanteri 527/Baladibya Yodha, Lumajang. Kegiatan berlangsung 18 hingga 20 Agustus 2026 dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur: Membangun Semangat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan”.
Pemilihan lokasi di lingkungan militer sengaja dilakukan agar peserta merasakan langsung atmosfer disiplin, tanggung jawab, dan pengorbanan seorang prajurit.

Tanpa Kedisiplinan, Kepemimpinan Tak Akan Tumbuh
Ketua Panitia Pelaksana, Mutrofin Rojaq, S.Pd.M.Pd menjelaskan, tema dan lokasi kegiatan memiliki pesan mendalam bagi generasi muda vokasi.
“Kami ingin peserta merasakan langsung kedisiplinan, ketangguhan mental, dan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi prajurit TNI. Dengan tema ‘Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur’ kami ingin menanamkan kesadaran bahwa kedaulatan negara harus dijaga sepenuh hati,” ujar Mutrofin.
Menurutnya, LDK bukan hanya tentang memimpin organisasi, tetapi juga membangun tekad untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang adil dan sejahtera. “Ini bekal berharga untuk membentuk pemimpin yang tangguh, bertanggung jawab, dan berjiwa sosial,” tegasnya.
Danyon 527: Jadikan LDK Awal Mengabdi untuk Bangsa
Apel pembukaan dipimpin langsung oleh Kapten Inf Hendri yang mewakili Danyon 527/Baladibya Yodha. Dalam amanatnya, beliau mengapresiasi semangat mahasiswa untuk belajar dan berlatih.
“Semangat pemuda untuk melatih kedisiplinan, memperluas wawasan kebangsaan, dan menumbuhkan semangat bela negara demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur patut diapresiasi,” kata Kapten Hendri.
Beliau berpesan agar LDK ini menjadi titik awal mahasiswa membangun diri, berkontribusi untuk masyarakat, dan menjaga persatuan bangsa demi tercapainya cita-cita luhur bangsa.
Materi Komplit: Dari Baris-Berbaris Hingga Wawasan Kebangsaan
Selama tiga hari, peserta digembleng dengan materi kepemimpinan, manajemen organisasi, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, nilai keadilan dan kemakmuran, serta pemahaman mendalam tentang bela negara.
Latihan fisik dan baris-berbaris dipandu langsung oleh prajurit Batalyon 527. Peserta juga dibekali sejarah, tugas, dan peran TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
“Kami dipahamkan bahwa menjaga kedaulatan, menegakkan keadilan, dan mewujudkan kemakmuran adalah tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk kami sebagai mahasiswa,” ungkap salah satu peserta.
Pengalaman yang Mengubah Mental
Salah satu peserta mengaku kegiatan ini memberi dampak besar. “Selain fisik yang terlatih, mental kami jadi lebih kuat dan disiplin. Kami semakin paham bahwa menjaga kedaulatan dan semangat bela negara adalah tanggung jawab kita bersama di bidang masing-masing,” tuturnya.
Kegiatan ditutup 20 Agustus 2026 dengan penyerahan sertifikat dan peninjauan hasil latihan. Diharapkan ilmu, kedisiplinan, wawasan kebangsaan, dan semangat bela negara yang didapat dapat diterapkan di kampus dan masyarakat luas.
Reporter: Joe/BB
Editor: Redaksi GempurNews


















